:

Polri dan Pemkab Sumenep Pastikan Stok BBM Aman, Isu Kelangkaan Ditepis

top-news
https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

SUMENEP I MaduraNetwork.id - Kepolisian Resor Sumenep bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep melakukan pengecekan langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), Rabu (01/04/2026). Langkah ini dilakukan sebagai respons atas beredarnya isu kelangkaan dan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah masyarakat.

 

Kapolres Sumenep, Anang Hardiyanto, turun langsung memimpin kegiatan tersebut guna memastikan kondisi riil distribusi dan ketersediaan BBM di lapangan tetap terkendali.

 

Sejumlah titik yang menjadi lokasi peninjauan meliputi SPBU di Kecamatan Kalianget, SPBU milik Pemkab di Kecamatan Kota Sumenep, SPBU Patean di Kecamatan Batuan, SPBU Kecamatan Bluto, serta SPBE yang berada di Kecamatan Bluto dan Saronggi.

 

Kegiatan ini turut melibatkan sejumlah pejabat terkait, di antaranya Kabag SDM Kompol Widiarti S., S.H., Kasat Intelkam AKP Moh. Nurul Komar, perwakilan Satreskrim melalui Kanit Pidsus Ipda Okta, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sumenep Abd. Madjid, serta Kabag ESDM Dadang Dedy Iskandar.

 

Dalam keterangannya, Kapolres menegaskan bahwa pengecekan dilakukan untuk memastikan distribusi BBM berjalan normal dan stok tersedia dalam kondisi aman.

 

“Kami memastikan secara langsung di lapangan bahwa ketersediaan BBM di seluruh SPBU, serta gas elpiji di SPBE, dalam kondisi cukup dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

 

Ia juga mengimbau para pengelola SPBU agar tetap memberikan pelayanan terbaik serta menjaga kepercayaan publik dengan tidak terpengaruh informasi yang tidak benar.

 

Menurutnya, isu mengenai kelangkaan maupun kenaikan BBM yang beredar saat ini tidak berdasar dan tergolong hoaks. Oleh sebab itu, pihaknya meminta semua pihak, termasuk pengelola SPBU, untuk turut memberikan informasi yang benar kepada masyarakat agar tidak terjadi kepanikan.

 

“Kami pastikan distribusi BBM di wilayah Sumenep berjalan lancar tanpa kendala,” tegasnya.

 

Kapolres juga menekankan bahwa kabar mengenai kenaikan harga BBM per 1 April 2026 tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

 

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bagian ESDM Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, menyatakan bahwa pasokan BBM di wilayah Sumenep tetap stabil dan tidak mengalami gangguan distribusi.

 

Ia mengajak masyarakat untuk tetap bijak dalam menggunakan BBM dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang justru dapat memicu keresahan di tengah publik.

 

Dengan adanya pengecekan langsung ini, pemerintah dan aparat kepolisian berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum tentu benar, serta tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif di Kabupaten Sumenep. (red)

https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *